Selasa, 25 Februari 2014

Penantian Chapter 3


Setelah kejadian itu Rave,dan Jessica mulai akrab,mereka mulai saling membantu dalam pelajaran,dan saling beradu menjawab pertanyaan dari guru secara bergantian,bahkan sudah menyebar gosip-gosip tentang mereka bahwa mereka pacaran,dan gosip itu udah menyebar ke seluruh siswa Galgonstar dari kelas 1,2,dan 3 pun sudah mengetahui gosip itu.

"Hey rave tak kusangka dulu kau membencinya,sekarang sudah jadian aja,hahaha" ucap niko sahabatnya itu
"Hey hey hey,siapa yang jadian?dan dengan siapa?" Tanya rave agak bingung
"Ya kamulah,dengan jessica itu kan,kamu udh jadian kan sama dia" balas nico
"Hmm kami tidak pacaran,kami hanya sebatas teman,tanya aja sendiri ke jessicanya,yakan jes?" Sambil menyenggol ptangan jessica bermaksud untuk menjawabnya.
"Iya bener kita cuma temenan kok,gak lebih." Nyata jessica pada nico.
"Kan kamu sudah tau kebenarannya,dan jangan menuduh kalu belum tentu benar dasar jelek." Ucap rave segera memasuki kelasnya,
"Huh dasar anak itu" kesal nico
"Yaudah nic,aku masuk ke kelas ya,udh bell juga tuh"
"Oh oke" balas nico

Setelah rave mengetahui gosip yang tak enak itu,ia merasa sedikit canggung dengan jessica,maka jam pelajaran di habisakan dengan diam saja,lalu bell pun berbunyi,rave berniat mengajak pulang jessica,karna memang jalan pulangnya searah,rave juga mau menyatakan perasaannya
"Jes,kamu mau gak jadi pacar aku?" Ucap rave to the point,jessica pun sedikit kaget dengan pernyataannya itu,ia diam sebentar.
"Aku sayang sama kamu rave,tapi hanya sebatas sahabat gak lebih dari itu" ungkap jessica pada rave.
"Oh just best friend,it's oke,yaudah aku duluan ya,bye" rave pergi meninggalkan jessica
"Njir baru aja mulai suka sama cewe,dan pertama kali nembak udh di tolak,sedih sedih" batin rave sambil pulang, tiba-tiba handphonenya berdering
Teeeet teeeet
"Siapa lagi nih telp-telp aja" pikir rave dan segera mengangkat
"Halo siapa nih?ada perlu apa denganku?"
"Halo apa kamu msh ingat denganku rave? Temen tkmu dulu,aku kevin,msh inget kan?"
"Ohh kevin yang gajelas itu ya"
"Njir giliran yang jelek-jelek aja inget,dari dulu emg gaberubah ya kamu"
"Yaudah kamu mau ngapain telpon aku?"
"Oia,aku pindah ke jakarta lagi,dan aku bsk mulai masuk sekolah mu loh" ucapnya yg membuat rave sedikit jengkel
"Ahh ada aja monyet yang ikut-ikut" ucapnya dengan sinis
"Hey rave siapa monyet itu?" Tanya kevin dengan lugu
"Yang mau pindah siapa?"
"Ya aku"
"Yang ikut-ikut aku siapa?"
"Ya aku"
"Jadi monyetnya?"
"Ya aku,ehh sialan kamu"
"Dasar bodoh" rave langsung mematikan handphonenya
Lalu keesokan harinya rave tidak keliatan di sekolah,dan saat itu kevin memasuki kelas yang sama
"Halo semuanya namaku kevin,semoga kalian mau berteman denganku" ucapnya ramah
"Baiklah kevin berhubung rave tidak masuk,kamu duduk di tempatnya rave saja di samping jessica" ucap pak guru selaku wali kelas a
"Baik pak" ucap kevin
"Sialan dia tau aku akan kesini,makanya dia tak masuk,benar-benar deh anak itu" batin kevin
"Hai namaku kevin" ucap kevin kepada jessica
"Namaku jessica." Ucap jessica
Merekapu menjadi akrab hari itu. Rave sudah tidak masuk seminggu,dan ibunnya pun tak tau keberadaan rave sekarang
"Huh ternyata kamu disini rave." Ucap nico yang sengaja ingin bertemu dengannya yang bertujuan membujuknya agar masuk,walau rave sangat cuek,tetapi persahabatan mereka sangat loyal,dan saling mengerti satu sama lain walau mereka baru bersahabat sejak smp
"Ehh ada orang gak diundang dateng,mau apa kamu?" Ucap rave dengan nada malas-malasan
"Kamu knapa tidak masuk,sudah seminggu,oia ada anak baru loh,kevin namanya dia asik juga orangnya" adu nico kepada kevin
"Ohh kau sudah bertemu dengannya,dia itu teman tk ku loh" ucap rave sambil mamalingkan pandangannya kelangit senja saat itu
"Sungguh!? Dunia ini memang sempit,hahaha" kata nico dengan tertawanya,akhirnya mereka menghabiskan waktunya dengan cerita dan canda di danau tempat favorite rave,dan rave pun ingin sekolah berkat bujukan nico.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar